PINRANG, BESTNEWS – Derita panjang warga Kampung Baru, Salipolo, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, akhirnya terjawab. Jalan utama yang selama bertahun-tahun rusak parah, becek dan berlubang hingga sulit dilalui kendaraan, kini mulai berubah berkat aksi gotong royong Laskar Merah Putih (LMP) Macab Pinrang bersama masyarakat (15/02/2026).
Dipimpin langsung Ketua LMP Macab Pinrang Dr. H. Sultani, M.Si, ratusan warga bahu-membahu menimbun jalan rusak tersebut. Perbaikan dilakukan secara swadaya dengan bantuan material batu cipping dari H. P. Saeni, pengusaha lokal sekaligus Dewan Penasehat LMP Macab Pinrang, yang hadir langsung di lokasi bersama istrinya Wahida.
Turut mendampingi kegiatan tersebut, Sekretaris LMP Rahim Akil, SH, MH dan Komandan Satgas LMP Muh. Sakir, SE, S.Pd.I, yang juga menjadi penggagas utama perbaikan jalan sekaligus pengusul penamaan baru ruas jalan itu sebagai “Jalan Laskar Merah Putih.”
Penamaan tersebut bukan sekadar simbol, tetapi menjadi penanda sejarah perjuangan warga dan LMP dalam merebut kembali hak dasar masyarakat: akses jalan yang layak dan aman.
Dalam arahannya, Dr. H. Sultani menegaskan bahwa aksi ini lahir dari keprihatinan mendalam atas kondisi jalan yang selama ini dikeluhkan warga.
“Apa yang kami lakukan ini adalah wujud kepedulian dan tanggung jawab moral Laskar Merah Putih terhadap penderitaan masyarakat Kampung Baru. Jalan ini sudah lama rusak parah dan menghambat aktivitas warga. Kami tidak bisa hanya menonton,” tegasnya.
Ia berharap penimbunan ini dapat menjadi solusi awal agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga kembali lancar. Namun ia juga menegaskan bahwa perbaikan darurat ini bukan pengganti kewajiban pemerintah.
“Ke depan kami berharap pemerintah, khususnya Kepala Desa, dapat mengalokasikan Dana Desa untuk perbaikan jalan secara permanen. Dana Desa itu besar dan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat secara adil dan merata,” lanjutnya.
Menurut Sultani, Laskar Merah Putih hadir bukan untuk menggantikan pemerintah, tetapi untuk mengawal dan memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi.
Aksi ini pun mendapat apresiasi luas dari warga Kampung Baru Salipolo. Bagi mereka, kehadiran LMP bukan sekadar organisasi, melainkan harapan nyata di tengah lambannya pembangunan.
Kini, jalan yang dulu menjadi simbol keterisoliran perlahan berubah menjadi simbol perlawanan dan kepedulian Jalan Laskar Merah Putih, lahir dari gotong royong, untuk masa depan yang lebih layak bagi masyarakat (707/Hms-LMP).











