PINRANG, BESTNEWS — Dalam situasi darurat, waktu bukan sekadar hitungan detik. Satu panggilan cepat bisa menjadi pembeda antara pertolongan yang datang tepat waktu atau terlamBNP (11/08/2026).
Pesan inilah yang digaungkan Kapolres Pinrang AKBP Edi Sabhara Manggabarani, S.I.K., melalui imbauan kepada masyarakat agar tidak mengabaikan pentingnya mengetahui dan menyimpan nomor-nomor layanan darurat.
Melalui informasi layanan yang ditampilkan Polres Pinrang, masyarakat diingatkan bahwa sejumlah layanan penting dapat dihubungi ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan cepat.
📞 110 — POLISI
Layanan kepolisian 24 jam, untuk situasi keamanan, tindak kriminal, kecelakaan, maupun kondisi darurat lainnya yang membutuhkan kehadiran polisi.
🚑 119 — AMBULANS
Dapat digunakan untuk meminta bantuan medis dan ambulans ketika menghadapi kondisi kesehatan atau kecelakaan yang membutuhkan pertolongan segera.
🚒 113 — DAMKAR
Nomor layanan pemadam kebakaran untuk menghadapi kebakaran maupun keadaan darurat yang berkaitan dengan penyelamatan.
🛟 117 — BNPB
Layanan kedaruratan terkait bencana dan penanganan kondisi kebencanaan.
Kapolres Pinrang menekankan bahwa nomor-nomor tersebut bukan sekadar deretan angka yang terpampang di sebuah poster. Nomor darurat harus diketahui, disimpan, dan digunakan secara tepat ketika benar-benar dibutuhkan.
“Simpan nomor-nomor layanan darurat ini. Jangan menunggu terjadi keadaan darurat baru mencarinya. Ketika situasi membutuhkan pertolongan cepat, segera hubungi layanan yang sesuai agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” pesan Kapolres Pinrang AKBP Edi Sabhara Manggabarani.
Menurutnya, membangun kesadaran masyarakat terhadap layanan kedaruratan merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan responsif.
Terlebih dalam kondisi seperti kecelakaan lalu lintas, kebakaran, tindak kriminal, maupun bencana, kecepatan informasi sangat menentukan kecepatan pertolongan.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak melakukan panggilan palsu atau menyalahgunakan nomor darurat. Gunakan layanan tersebut secara bertanggung jawab agar petugas dapat fokus memberikan pertolongan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
“Tanggap cepat, selamatkan nyawa, lindungi sesama.”
Sebab dalam keadaan darurat, satu panggilan bisa menjadi awal dari sebuah pertolongan dan satu detik bisa sangat berarti (707).












