PINRANG, BESTNEWS — Suasana penuh khidmat dan nuansa spiritual menyelimuti Masjid Nurul Amin, Masolo I, Kelurahan Teppo, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, saat masyarakat menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Momentum penuh keberkahan tersebut turut dihadiri Camat Patampanua Muh Djafar, Kapolsek Patampanua AKP Bakri, dan Lurah Teppo Firmansyah, bersama tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga Masolo I.
Bukan sekadar seremoni keagamaan, peringatan Maulid Nabi menjadi ruang bagi masyarakat untuk kembali merenungkan perjalanan hidup Rasulullah SAW sekaligus menanamkan kecintaan kepada sosok manusia mulia yang menjadi teladan bagi umat Islam.
Di tengah lantunan doa dan suasana penuh kekhusyukan, masyarakat diajak mengingat kembali akhlak Rasulullah SAW tentang kesabaran ketika menghadapi ujian, keikhlasan dalam berbuat, kasih sayang kepada sesama, serta keteguhan beliau dalam menegakkan kebenaran.
Maulid bukan hanya tentang mengenang kelahiran Nabi, tetapi tentang bagaimana akhlak Rasulullah SAW hidup kembali di tengah keluarga dan masyarakat.
Kehadiran Camat Patampanua Muh Djafar menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap kehidupan keagamaan masyarakat. Pemerintah tidak hanya hadir dalam urusan pembangunan dan pelayanan publik, tetapi juga bersama masyarakat dalam menjaga nilai-nilai religius yang menjadi bagian penting kehidupan sosial.
Begitu pula kehadiran Kapolsek Patampanua AKP Bakri menunjukkan kedekatan kepolisian dengan masyarakat. Kegiatan keagamaan seperti Maulid menjadi salah satu ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi antara aparat keamanan dengan warga.
Sementara Lurah Teppo Firmansyah hadir bersama masyarakat Masolo I, memperlihatkan kebersamaan antara pemerintah kelurahan dan warga dalam menjaga tradisi keagamaan serta kehidupan sosial yang penuh persaudaraan.
Di Masjid Nurul Amin, pesan Maulid terasa begitu dalam: bahwa jabatan akan berlalu, kehidupan dunia akan berakhir, namun amal, akhlak dan kebaikan kepada sesama akan menjadi bekal yang dibawa menghadap Allah SWT (21/09/2026).
Karena itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Lebih jauh, momentum tersebut menjadi pengingat agar masyarakat senantiasa menghadirkan sifat Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari jujur dalam perkataan, amanah dalam tanggung jawab, santun dalam pergaulan dan peduli terhadap sesama.
Dari Masolo I, Kelurahan Teppo, doa dan harapan pun dipanjatkan. Semoga masyarakat senantiasa diberikan keberkahan, pemerintah diberikan kekuatan untuk mengemban amanah, aparat keamanan diberikan kemudahan dalam menjaga masyarakat, serta seluruh warga diberikan kehidupan yang aman, damai dan penuh rahmat Allah SWT.
Sebab mencintai Rasulullah SAW bukan hanya dengan memperingati hari kelahirannya, tetapi dengan berusaha mengikuti sunnah dan meneladani akhlaknya hingga akhir kehidupan.
Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad (707).






