PINRANG, BestNews19.com – Team SAR bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pinrang terpaksa harus melakukan kegiatan evakuasi kepada mempelai wanita di acara pernikahan salah satu warga di Lingkungan Arassie Kelurahan Samaturue Kecamatan Tiroang Kabupaten Pinrang.
Kegiatan evakuasi yang dilakukan oleh team SAR dan BPBD Kabupaten Pinrang, dikarenakan tenda pernikahan yang akan di gunakan terendam air setinggi satu meter lebih, Rabu (12/08/2020).

Salah satu anggota team SAR dan BPBD Kabupaten Pinrang, Muh Arifai menjelaskan bahwa “akibat curah hujan yang mengguyur wilayah kelurahan Samaturue selama dua hari ini, ditambah banjir kiriman dari kabupaten tetangga sehingga membuat air sungai meluap dan merendam wilayah lingkungan Arassie setinggi satu meter lebih”, ungkapnya.
Akan kejadian itu kata Arifai, sehingga salah satu warga yang mengadakan pesta pernikahan harus kami evakuasi ke kantor urusan agama (KUA) Kecamatan Tiroang Pinrang.

“Pengantin mempelai wanita yang dievakuasi ke kantor KUA, menggunakan perahu karet milik BPBD Kabupaten Pinrang”, ujar Arifai.
Ditemui terpisah kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tiroang Kabupaten Pinrang Syarifuddin, membenarkan adanya pernikahan tersebut, kata dia.

“Iya benar pak hari ini mempelai wanita atas nama Rasna Siara dan mempelai pria bernama Jamal, harus dinikahkan di kantor urusan agama Kecamatan Tiroang”, ucapnya.
Sebab kata dia, “selain dari adanya kendala banjir di rumah mempelai wanita, ini sudah sesuai surat perintah bupati Pinrang untuk menikahkan warga dari masing masing lokasi di kantor KUA setempat dengan tetap sesuai protap kesehatan Covid19”, tutupnya (C13).






