PINRANG, BestNews19.com – Puluhan Petani kampung Katteong Desa Samaenre Kecamatan Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang mendatangi Kantor Bupati Pinrang. Kedatangan para Pejuang pangan tersebut untuk menyampaikan aspirasi terkait pendangkalan sungai di Desa mereka. Karena kerap menjadi musibah bagi warga di kampung itu.
Petani Desa Samaenre, Hasan, mengatakan, “Petani paham bahwa tanggung jawab sungai yang meresahkan petani di Desa Samaenre, adalah Balai Besar “. Tapi Pemerintah Daerah tidak boleh tinggal diam, karena ini untuk kepentingan masyarakat di Desa itu ” kata dia, usai Bertemu dengan Bupati Pinrang HA Irwan Hamid di halaman kantor Bupati Rabu 19 Agustus 2020.

Dia mengatakan, “dampak dari pendangkalan Sungai itu, menimbulkan kerugian bagi petani, karena setiap air kiriman dari kabupaten tetangga, tiba di Desa tersebut, Sungai itu tidak mampu menampung debit air yang masuk”. Akibatnya meluap dan merendam areal persawahan yang ada di wilayah itu”.
Sehingga lanjut dia, padi yang ada di areal persawahan rusak, karena kelamaan terendam air”. Tragisnya petani mengalami gagal panen, karena padi membusuk”.

Olehnya itu kata dia, “melalui pemerintah daerah kabupaten Pinrang, Petani Desa Samaenre mendesak Pemerintah Provinsi untuk melakukan pengerukan Dasar Sungai itu, sehingga mampu menampung air kiriman”. Kalau tidak ada pengerukan, dengan segera, maka padi petani akan terancam setiap hujan deras di kabupaten tetangga”.
Bupati Pinrang HA Irwan Hamid mengatakan, “Anggaran untuk pengerukan sudah tersedia, namun belum direalisasikan karena ada beberapa faktor diantaranya masih dalam tahap pemberkasan di provinsi”. Selain itu, cuaca masih berubah ubah, sehingga belum dapat dikerjakan”.

Namun kata dia, jika kondisi cuaca sudah memungkinkan, untuk dilakukan pengerjaan, maka pengerukan itu akan dilakukan. Secepatnya kita akan tangani (Dia).












