oleh

Crime Fighters Tangkap Pasutri Pelaku Hipnotis Lintas Provinsi di Pinrang

PINRANG, BestNews19.com – Maraknya aksi kejahatan modus hipnotis menggunakan kendaraan rental lintas Provinsi di Kabupaten Pinrang kini kandas di tangan team Crime Fighters Unit Resmob Satreskrim Polres Pinrang.

Dipimpin Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Deki Marizaldi bersama Kanit Buser Aipda Aris berhasil mengungkap dan mengamankan para pelaku tindak kejahatan kriminal hipnotis yang kerap beraksi di wilayah hukum Mapolres Pinrang.”

Kanit Resum Polres Pinrang Iptu Sukri menjelaskan kepada awak media, ” kedua pelaku yang diamankan team Crime Fighter Unit Resmob Satreskrim Polres Pinrang adalah pasutri dan anggota jaringan tindak kejahatan kriminal hipnotis lintas Provinsi.” (08/09/2021).

“Kedua pelaku melakukan aksi kejahatan hipnotis dengan modus berpura pura sebagai supir kendaraan penumpang umum dan menjemput korban yang sedang menunggu kendaraan menuju lokasi tujuannya.” Ujar Sukri kanit Resum Satreskrim Polres Pinrang.”

Sukri lanjutnya, “Kedua pelaku diamankan berdasarkan laporan polisi nomor : LP / B / 243 / VII / 2021 / SPKT / POLDA SULSEL/ RES. PINRANG, Tanggal 13 Juli 2021 atas nama korban Hamidah alias Mida (39) dengan kerugian korban ditaksir sekitar Rp.6.500.000′-.

Kedua pelaku ini adalah pasangan suami istri yang berinisial AM (40) dan MN (42) warga Jalan Jenderal Sudirman Lingkungan Lalle Baru Kelurahan Maccorawalie Kecamatan Watang Sawitto Kabupaten Pinrang.”

“Dari hasil interogasi kepada kedua pelaku dirinya sudah mengakui telah melakukan tindak kriminal hipnotis dengan modus rental mobil sebagai supir penumpang umum dan menjemput korban yang tengah menunggu kendaraan roda empat menuju daerah tujuannya.” Beber Iptu Sukri.

Dari tangan kedua pelaku team Crime Fighter unit Resmob Satreskrim Polres Pinrang menyita barang bukti berupa 2 (dua) lembar buku tabungan BRI, 2 (dua) lembar kartu ATM BRI, 1 (satu) buah tas warna putih motif bundar bundar warna hitam hijau dan biru, 2 (dua) cincin, 1 (satu) kalung dan induknya dan 5 (lima) gelang berwarna emas (emas palsu) yang di gunakan untuk meyakinkan korbannya supaya ikut menyerahkan barang dan uang miliknya untuk diberkahi, 1 (satu) ikat kertas yang sudah dipotong dan 1 (satu) buah amplop yang berisi potongan kertas, 3 (tiga) butir permata yang digunakan sebagai mustika air, 1 (satu) buah wadah plastik berbentuk love warna silver dan Satu unit Handphone Merk Vivo Y91C warna Hitam”, tegas Iptu Sukri kepada awak media.

Dia menambahkan, dua rekanan pelaku kriminal hipnotis lintas Provinsi ini masih dalam pengejaran team Crime Fighters unit Resmob Satreskrim Polres Pinrang dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) berinisial Perempuan WT dan lelaki Inisial ED.”

Sedangkan untuk lokasi tempat mereka beraksi yang telah diakui kedua tersangka antara lain Provinsi Sulsel, TKP Kabupaten Pinrang di Jl. Poros Pinrang – Polman, TKP Kabupaten Soppeng pada bulan Agustus 2021, TKP Mangkutana Kabupaten Luwu timur pada bulan juli 2021, TKP Kecamatan Baranti Kabupaten Sidrap pada bulan juni 2021 dan TKP Kabupaten Gowa pada bulan Juni 2021, sedangkan untuk TKP Provinsi Kaltim antara lain: TKP Kabupaten Samarinda Provinsi Kalimantan timur pada bulan Maret 2021.” Tutup Iptu Sukri (Ajeng).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed