PINRANG, BESTNEWS – Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini selalu disambut dengan penuh semangat oleh umat Islam.
Salah satu kebiasaan yang sangat khas dan tidak pernah terlewatkan adalah berbagi takjil.
Kegiatan ini sudah menjadi tradisi yang penuh makna, tidak hanya sekadar menyediakan makanan untuk berbuka puasa, tetapi juga sebagai cara untuk berbagi kebaikan Ramadhan dengan sesama.
pada Jumat 14 Meret 2025, Danyonif 721 Makkasau Mayor Inf Satrio Budi Bowo Leksono bersama ketua markas cabang Laskar Merah Putih (Macab LMP) Kabupaten Pinrang H.Sultani membagikan takjil ramadhan kepada masyarakat di Kelurahan Benteng Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang (14/03/2025).
Menurut H.Sultani ketua Macab LMP Kabupaten Pinrang Ada beberapa manfaat berbagi takjil di bulan Ramadhan. Berbagi takjil di bulan Ramadan adalah tradisi mulia yang telah lama menjadi bagian integral dari budaya masyarakat Indonesia khususnya di wilayah kabupaten Pinrang seperti yang saat ini tengah dilaksnakan.
Takjil, kata dia, yang secara harfiah berarti “menyegerakan”. Hal ini merujuk pada makanan atau minuman ringan yang dikonsumsi untuk membatalkan puasa saat waktu berbuka tiba.
Kegiatan berbagi takjil tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima. Namun, juga bagi pemberi, serta memiliki dampak positif bagi masyarakat secara keseluruhan.” Bebernya.
Senda dengan itu Danyonif 721 Makkasau Mayor Inf Satrio Budi Bowo Leksono mengatakan, ada beberapa manfaat berbagi takjil di bulan Ramadhan diantaranya.
Berbagi takjil menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antarindividu dalam masyarakat. Saat seseorang memberikan takjil kepada tetangga, teman, atau bahkan orang yang tidak dikenalnya, tercipta interaksi sosial yang positif.
Interaksi ini dapat memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di antara anggota masyarakat. Sehingga menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling mendukung.
Berbagi takjil dapat meningkatkan sosial dimana kegiatan berbagi takjil mendorong individu untuk lebih peka terhadap kebutuhan orang lain terutama seseorang yang kurang beruntung.
Dengan memberikan takjil kepada orang yang membutuhkan, seseorang menunjukkan empati dan kepedulian terhadap sesama. Hal ini dapat menumbuhkan rasa saling menghargai dan memperkuat ikatan sosial dalam komunitas.
Berbagi takjil dapat pahala dan keberkahan kata dia karena dalam ajaran Islam, berbagi makanan saat berbuka puasa dianggap sebagai amal yang sangat dianjurkan dan dijanjikan pahala yang besar. Berbagi takjil menjadi salah satu cara untuk meraih keberkahan di bulan suci Ramadan.
Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa yang memberikan makanan untuk berbuka puasa kepada orang lain, maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sendiri.
Berbagi takjil lanjutnya dapat meningkatkan rasa syukur dimana dengan berbagi takjil, orang diajak untuk merenungi dan mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Melihat kebahagiaan orang lain saat menerima takjil sederhana dapat menyadarkan seseorang akan pentingnya bersyukur.
Masih kata dia, berbagi takjil juga menjadi ajang untuk memperkenalkan dan melestarikan kuliner khas daerah. Setiap daerah di Indonesia memiliki takjil khas yang unik.
Misalnya kolak biji salak, es selendang mayang, atau cendol. Dengan berbagi takjil, seseorang turut serta dalam menjaga warisan kuliner tradisional agar tetap dikenal dan dinikmati oleh generasi selanjutnya.
Tradisi berbagi takjil tambah Danyonif 721 Makaksau juga berdampak positif pada perekonomian lokal. Selama bulan Ramadan, banyak pedagang musiman yang menjual berbagai jenis takjil di pasar-pasar sore atau bazar Ramadan.
Kegiatan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat akan takjil. Namun, juga memberikan peluang usaha dan meningkatkan pendapatan bagi para pedagang kecil.
Diakhir penjelasannya Danyonif 721 Makkasau bahwa melalui kegiatan berbagi takjil, seseorang dapat menanamkan nilai-nilai kedermawanan dan kepedulian sosial. Terutama kepada generasi muda.
Anak-anak yang melihat dan terlibat dalam kegiatan ini akan belajar pentingnya berbagi dan membantu sesama. Sehingga diharapkan dapat membentuk karakter yang lebih peduli dan empatik di masa depan.
Berbagi takjil di bulan Ramadan memiliki banyak manfaat yang tidak hanya dirasakan oleh individu. Namun, juga oleh masyarakat luas.
Kegiatan ini memperkuat ikatan sosial. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
Itulah beberapa manfaat berbagi takjil di bulan ramadhan. Oleh karena itu, mari terus lestarikan tradisi mulia ini sebagai wujud nyata dari nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan yang dijunjung tinggi.” Tutup Danyonifb721 Makkasau kepada awak media (707/Mlt).












