PINRANG, BESTNEWS — Komitmen bersama dalam mewujudkan generasi sehat dan berkualitas terus diperlihatkan melalui Program Makanan Bergizi (MBG) di Kecamatan Patampanua. Kepala Desa Malimpung, Andi Sahril, secara terbuka menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pengurus MBG atas capaian dan dedikasi mereka dalam memberikan layanan pemenuhan makanan bergizi kepada para penerima manfaat.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Penerima Manfaat MBG Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Kecamatan Patampanua, Selasa (7/1/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, serta pengelola program MBG.
Menurut Andi Sahril, kehadiran MBG telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan asupan gizi seimbang. Ia menilai, program ini tidak hanya sekadar bantuan pangan, tetapi juga bentuk kepedulian sosial dan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia di Patampanua.
“MBG bukan sekadar program, tetapi wujud kepedulian bersama. Kami di desa sangat merasakan manfaatnya, dan ini patut diapresiasi serta terus diperkuat,” ujar Andi Sahril.
Apresiasi tersebut mendapat respons positif dari Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Pinrang, Nining Anggraeni, yang menegaskan bahwa keberhasilan MBG tidak terlepas dari dukungan aktif pemerintah desa dan kecamatan. Ia menilai kolaborasi yang solid menjadi kunci keberlanjutan program di tahun 2026 dan seterusnya.
Hal senada disampaikan Camat Patampanua, Ashar, S.STP, yang menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar penyaluran manfaat MBG tepat sasaran dan berkelanjutan.
Ia berharap seluruh pemangku kepentingan tetap menjaga komitmen dan semangat pelayanan demi kesejahteraan masyarakat.
Rapat koordinasi ini juga menjadi ruang evaluasi dan penguatan strategi, guna memastikan Program MBG di Kecamatan Patampanua terus berjalan optimal, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dengan sinergi yang terus terjaga, MBG Patampanua diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi pemerintah dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan positif melalui pemenuhan gizi yang berkeadilan dan berkelanjutan (707).





