PINRAMG, BESTNEWS – Semangat gotong royong dan kebersamaan ditunjukkan oleh Pemerintah Kelurahan Benteng, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dalam rangka menyukseskan persiapan monitoring dan evaluasi (monev) Program Kampung Bebas Jentik dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kegiatan kerja bakti yang berlangsung di sejumlah titik wilayah Kelurahan Benteng ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kelurahan Benteng, Pemerintah Kecamatan Patampanua, Puskesmas Teppo, personel TNI Koramil 1404-05 Patampanua, hingga Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) Markas Anak Cabang Patampanua.
Aksi kolaborasi tersebut menjadi bukti nyata sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta bebas dari sarang nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kelurahan Benteng sendiri menjadi perhatian karena dipersiapkan sebagai Kampung Bebas Jentik kedua di Indonesia, sebuah prestasi yang diharapkan mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan.
Danramil 1404-05 Patampanua, Kapten Inf Abdul Muin, menyampaikan bahwa TNI siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat (16/06/2026).
“Gotong royong ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami mendukung penuh program Kampung Bebas Jentik karena kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis Kelurahan Benteng dapat menjadi percontohan nasional,” ujar Kapten Inf Abdul Muin.
Sementara itu, Lurah Benteng, Andi Rahmat, mengatakan bahwa pencapaian sebagai Kampung Bebas Jentik tidak terlepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Camat Patampanua, Koramil, Puskesmas Teppo, Laskar Merah Putih, dan seluruh warga. Kebersamaan ini menjadi modal utama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan layak menjadi percontohan nasional. Semoga hasil monev nantinya membawa kebanggaan bagi Kabupaten Pinrang dan Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Ketua Markas Anak Cabang Laskar Merah Putih Patampanua, Nasruddin, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus hadir dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Laskar Merah Putih siap bersinergi dengan pemerintah dan seluruh stakeholder dalam mendukung program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. Gotong royong ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat persaudaraan dan membangun kepedulian bersama demi terciptanya Kelurahan Benteng yang sehat, aman, dan bebas jentik,” kata Nasruddin.
Melalui semangat kebersamaan dan budaya gotong royong yang masih terjaga, Kelurahan Benteng optimistis mampu menghadapi proses monitoring dan evaluasi dari Kementerian Kesehatan RI serta mengukuhkan diri sebagai salah satu Kampung Bebas Jentik terbaik di Indonesia.
Program ini diharapkan tidak hanya menjadi sebuah prestasi, tetapi juga menjadi gerakan berkelanjutan dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kualitas kesehatan demi masa depan yang lebih baik (707).












