Ada Apa.,?Bawang Merah di Desa Saruran Enrekang Mulai Membusuk

ENREKANG, BestNews19.com – Tanaman komoditi Bawang merah, yang berasal dari Desa Saruran Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan saat ini terancam membusuk di beberapa gudang milik warga yang berprofesi sebagai petani bawang merah, dikarenakan harga bawang merah saat mengalami penurunan drastis (Anjlok).”

Anjloknya harga komoditi bawang merah di masa pandemi saat ini, sangat dirasakan oleh para petani di Desa Saruran Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan.” Selasa (08/06/2021).

Warga yang membeli bibit bawang merah dengan harga tinggi, dan juga menggunakan pupuk yang terkadang bukan subsidi sangat menderita.

Dimana para petani bawang merah kelurahan Baraka berharap kepada pemerintah Kabupaten Enrekang untuk membantu para petani memperjuangkan harga bawang merah yang anjlok agar kembali seperti semula.”

Salah satu petani bawang merah yang ditemui awak media bernama Iqbal Darung menjelaskan, “para petani di Desa Saruran Kecamatan Enrekang dengan terpaksa harus menjual bawang merah miliknya dengan harga yang sangat murah.”

Dimana dari hari harga Rp.20.000″- untuk perkilonya sekarang menjadi Rp.12.000,- perkilo untuk jenis super jumbo.” Bahkan saat di bawah kolong rumah masing masing petani bawang merah banyak hasil panen yang sudah sebulan tidak diangkut oleh pedagang karena harga yang sangat murah.” (Ajeng).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *