oleh

Catatan Khusus Muhtar Mursalim Kepada Irjen Pol Nana Sujana KAPOLDA Sulsel Yang Baru

SULSEL|MAKASSAR, BestNews19.com – Berdasarkan surat telegram Kapolri bernomor ST/2278/X/KEP/2021 tertanggal 31 Oktober 2021maka secara konstitusi Irjen Pol Merdisyam resmi digantikan oleh Irjen Pol Nana Sujana sebagai Kapolda Sulsel. Namun terlebih dahulu Muhtar Mursalim selaku Ketua PKC PMII Sulsel mengucapkan selamat atas jabatan yang telah diamanahkan bahwa sinergitas dan konsistensi perlu dijalin untuk Sulsel lebih maju ke depan.

Muhtar (Cheta) menyampaikan terkait pergantian pimpinan baru kali ini diharapkan lebih aspiratif dan kolaboratif. Mengingat keahlian bapak Nana Sujana mampu menyelesaikan kasus-kasus di tengah masyarakat khususnya dalam hal menekan paham-paham radikal yang mengancam kedaulatan negara.

“Kita percaya Bapak Kapolda Sulsel mampu menuntaskan permasalahan masyarakat yang dipicu oleh gerakan kelompok radikal. Mengingat pengalaman dari bapak Irjen Pol Nana Sujana dinilai lebih profesional sesuai bidang keahliannya dan PMII bakal mengawasi sekaligus mengevaluasi kinerja Kapolda yang baru apabila ada hal yang dianggap kurang maksimal”, tegasnya.

Ketua PKC PMII Sulsel Muhtar Mursalim (Cheta) kembali menjelaskan terkait kelompok radikal atau ekstrimis biasanya melakukan pendekatan dengan modus agama.

“Kelompok radikal paling banter modusnya adalah kedok agama. Melakukan metode pendekatan kepada masyarakat atas kepentingan membela agama yang cenderung dogmatis. Setelah itu, menggiring masyarakat untuk ikut arus dalam mengkritisi kebijakan tanpa memverifikasi data secara objektif. Sampai berujung kepada tindakan terorisme”, ucapnya.

Polemik yang timbul di masyarakat harus diatasi bersama dengan melibatkan lembaga sosial, organisasi kepemudaan yang memang perihatin akan kondisi yang terjadi di negara dan kalangan masyarakat sipil.

“PMII sangat antisipatif ketika menyangkut urusan islam dan kebangsaan. Kader-kader PMII senantiasa memperjuangkan kasus-kasus yang belum usai ditangani. Sekiranya pihak kepolisian lebih profesional dan sesuai prosedural ketika ada aksi-aksi yang dilakukan oleh PMII atau mahasiswa di manapun berada. Kalau perlu jatuhi sanksi berat kepada oknum yang melakukan intimidasi serta tindakan represif secara brutal di lapangan”, tegasnya.

Dalam upaya menjalankan tugas dan kewajibannya. Bapak Kapolda diharapkan mampu membawa perubahan dan menangani permasalahan yang belum diselesaikan.

“Kami berharap bahwa Kapolda yang baru benar-benar membawa angin segar terhadap masyarakat Sulsel. Memberikan perubahan yang mencerdaskan di tengah marak-maraknya informasi dan berita dengan tujuan memecah belah. Merangkul berbagai elemen untuk terlibat aktif menyelesaikan isu-isu yang berkembang”, harapnya (D-Je).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed