BARRU, BestNews19.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Pujananting menyelenggarakan acara maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung PGRI Kecamatan Pujananting, Senin (22/11/2021).
Acara tersebut dihadiri Bupati Barru Ir H.Suardi Saleh,M.Si, Ketua DPRD Barru Lukman T, Sekretaris Daerah Barru DR Abustan AB,M.Si, Anggota DPRD Barru Sulaeman dan Hj Hamsiati, Kepala Dinas Pendidikan Andi Adnan Azis, S.STP,M.Si, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Drs Nasaruddin ,Kepala Inspektorat Drs Abdul Rahim, Camat Pujananting H.Abdul Rahman,Ketua PGRI dan Jajarannya, Lurah dan Kepala Desa se Kecamatan Pujananting,para pengurus PGRI Cabang Pujananting.
Bupati Barru mengawali sambutannya dengan lantunan sholawat badar.Dia terkesima dengan penyambutannya dengan sholawat badar oleh Ibu -ibu dari PGRI Kecamatan Pujananting. Bukan hanya itu Suardi Saleh juga memuji MC yang menyampaikan susunan acara dengan paduan bahasa Arab dan Indonesia.
Biasanya kata Bupati Barru dua periode tersebut, setiap acara MC hanya berbahasa Inggris dan indonesia namun di Kecamatan Pujananting ini sungguh luar biasa karena pakai bahasa Arab.
Bupati Barru mengajak untuk selalu bersholawat karena dengan Sholawat Nabi membuat kita menjadi lebih tenang sehingga dapat berpikir jernih untuk mencukupi kebutuhan duniawi dan ukhrawi kita.Bahkan dosa-dosa kita dapat ampunan.
Bupati mengapresiasi Jajaran Dinas Pendidikan, Pemerintah Kecamatan dan PGRI Cabang Pujananting menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW.Maulid bukan hanya seremoni tetapi terpenting adalah silaturahim.
“Kita bersyukur karena acara maulid ini dapat terselenggara dengan lancar meski saat ini kondisi ditengah Pandemi Covid-19.Jangan lupa kita tetap harus mematuhi protokol kesehatan dan Vaksinasi karena dengan himbauan ini dapat menjaga dari kemungkinan masuknya penyebaran penyakit, “ungkap Suardi Saleh yang baru -baru ini mendapat penghargaan dibidang kesehatan.
Alhamdulillah pasien Covid saat ini sudah tidak ada lagi namun kita tetap waspada untuk itu mari saling menjaga dengan menerapkan protokol kesehatan.
Kegiatan vaksinasi juga selalu digencarkan karena mengingat daerah kita harus dipertahankan level 2. Daerah yang tak mencapai 70 persen harus tetap level tiga, “tegasnya.
Lebih lanjut dia mengajak masyarakat untuk meneladani sifat nabi Muhammad dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari.
Maulid Nabi Muhammad SAW juga merupakan konsolidasi, silaturahim dan pencerahan serta makna yang bisa dipetik dari maulid khususnya penyampaian pembawa ceramah,”kata Bupati Barru mengakhiri sambutannya (Rls/D-Je).











